Disini aku pengen sedikit mengulas, membahas, sekaligus mengomentari tentang jalannya pertandingan antara Inggris vs Portugal yang dimainkan hari Sabtu tanggal 1 Juli kemarin di FIFA World Cup Stadium, Gelsenkirchen Jerman. Nggak apa-apa kan sekali-kali jadi komentator atau journalis bola… he..he.. Karena menurutku pertandingan kemarin sebenarnya pantas di bilang sebagai pertandingan final, dan mungkin dapat dikatakan sebagai pertandingan terbaik di Piala Dunia Jerman 2006 ini. Ehmmm…. Terus terang aja sedih juga liat team jagoanku tersingkir di babak perempat final, yang seharusnya dapat melaju ke babak selanjutnya. Ada kemungkinan kekalahan Inggris kemarin bukan tanpa sebab, dan disitulah Inggris membuktikan bahwa skuad Inggris di Piala Dunia Jerman ini benar-benar kumpulan dari pemain berkualitas dunia. Dan nggak salah jika Inggris tercatat atau dinobatkan sebagai salah satu tim calon juara PD 2006 ini. Di pertandingan kemarin para pemain Inggris benar-benar tampil luar biasa, gimana nggak luar biasa, Inggris tetap memainkan permainan ofensif walau mereka sedikit pincang karena beberapa kali kehilangan pemain kuncinya. Mulai dari keluarnya kapten mereka David Beckham karena cidera dan diikuti dikeluarkannya penyerang muda berbakat Wayne Rooney yang terkena kartu merah, dan harus terpaksa mengganti salah satu pemain tengahnya untuk memasukkan striker lainnya. Dan kali ini Joy Cole yang terkena korban untuk diganti dengan Crouch. Karena praktis setelah keluarnya Rooney Inggris tidak mempunyai striker lain yang bertahan di lapangan, karena Inggris bermain menggunakan pola 4-5-1 yang hanya mengandalkan satu striker di depan. Mulai dari situlah tim yang berjuluk “the Tree Lyons” ini teruji. Bahkan Portugal sangat kesulitan menerobos pertahanan Inggris yang di galang oleh beberapa pemain bertahan terbaik dunia. Sampai akhirnya babak adu-untung alias adu tendangan penalty digelar. Dan kalah…… karena maybe Dewi Fortuna tidak berpihak di Inggris.
Pengadil bertaraf Internasional….. kinerja?
Sangat disesalkan bahwa wasit-wasit pilihan atau terbaik di dunia melaukukan banyak blunder ketika sedang memimpin pertandingan krusial and penting. Di PD 2006 ini banyak banget wasit bekerja tidak professional. Sampai-sampai Boss besarnya FIFA Sepp Blatter sempat berang soal kinerja wasit di PD Jerman ini, dan FIFA akhirnya mengambil langkah tegas dengan mencoret dan memulangkan wasit yang dianggap kurang baik di dalam kinerjanya.
Hubungannya dengan pertandingan di atas? ya mungkin menurutku banyak sekali kerugian yang di terima Inggris kala bermain dengan Portugal. Beberapa pelanggaran keras sering kali dipandang sebelah mata. Sebenarnya Inggris beberapa kali mendapatkan penalty, tercatat pada babak pertama saat hands-ball di kotak 16, wasit tidak memberikan haknya Inggris itu. Yang kedua di babak tambahan waktu 15 menit 2 kali, pemain muda pengganti Bechkam jelas-jelas dilanggar dijatuhkan di kotak terlarang, tetapi lagi-lagi wasit memandang sebagai pelanggaran biasa. Selain itu, sebenarnya wasit tidak semudahnya memberikan kartu merah kepada Rooney, minimal kartu kuning sudah cukup lah…. Karena Rooney hanya melakukan satu pelanggaran dan malah kalo dibilang mungkin ada factor ketidaksengajaan.
Di sini FIFA sebagai PSSI-nya dunia harus cepat tanggap dalam menanggapi kritikan dari berbagai kalangan menyusul kinerja wasit sepanjang gelaran Jerman 2006. Kalo nggak segera diatasi ntar sama dong kaya di Liga Indonesia… he..he..he…, tapi sekarang udah mending lho wasit-wasit Liga Djarum Indonesia, mereka mencoba menjadi wasit yang baik dan professional. Ya mudah-mudahan di PD mendatang ada salah satu wasit dari Indonesia yang diberi kepercayaan memimpin partai-partai pertandingan di PD… amin….
Posted by thericky
Posted by thericky
Posted by thericky